This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, February 20, 2023

SILEK

   Silek atau kita kenal dengan Pencak silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Kepulauan Nusantara. Pencak silat memiliki arti dari dua kata yang menyusunnya. Pencak berarti gerak dasar bela diri yang memiliki peraturan. Sedang silat memiliki arti gerakan bela diri yang paripurna dan bersumber dari rohani.

Teknik-teknik silek

    1. Teknik kuda-kuda 

-> teknik yang posisi kaki seorang dalam melakukan teknik ini bagaikan kaki orang yang naik atas kuda 

ada 6 jenis teknik kuda-kuda

- kuda-kuda tengah 

- kuda-kuda depan

- kuda-kuda samping

- kuda-kuda belakang 

- kuda-kuda depan belakang 

- kuda-kuda silang

    3. Teknik pukulan 

-> teknik ini merupakan upaya untuk menyerang lawan dengan tangan 

Pada awal permulaan review Silat ini,kita harus mengenal terlebih dahulu apa itu silat. Silat merupakan permainan seni bela diri yang sudah cukup terkenal di mancanegara,salah satu aktor silat yang cukup terkenal adalah IKO UWAIS.

Untuk di Minangkabau nama Silat berawal dari kata "Gayuang" yang dimana silat lebih mengutamakan permainan kaki dan mengandalkan kekuatan dan kecepatan kaki dalam bergerak atau menendang.

Beberapa pendapat pesilat yang berasal dari Minangkabau,silat di Minangkabau berasal dari daerah yang bernama desa pariangan. Orang orang pariangan menciptakan silek dikarenakan daerah nya yang cukup menanjak yang berada di perbukitan.

Beberapa penyebutan dalam teknik silat di Minangkabau .

1.SIPAK,menendang sambil mengayunkan kaki,yang dimana kekuatan tendangan berada di punggung kaki.

2.Cuek, Menendang dengan mengayunkan kaki.Kekuatan tendangan ada pada ibu jari

3. Hantam, Menendang dengan cara mendorong. Kekuatan ada pada tumit kaki. Dari ketiga jenis inilah metode tendangan di permainan Gayuang dikembangkan.

Kecepatan kaki dalam berpindah disebut dengan "LANGKAH". Ada 4 metode langkah yang secara umum ditemukan didalam silek minangkabau.

1. Maju/ Manyapo: Memberikan perlawanan dan pukulan yang bertujuan untuk mendesak lawan.

2. Mundur/Suruik: Menghindari pukulan lawan

3. Buang/ Maelak: Menghindari pukulan sambil memberi balasan 4. Masuk/ Mahantam Tanah: Menghidari pulukulan dan mencari celah untuk memberi balasan.

Langkah-langkah tersebut dikenal di Minangkabau dengan istilah Langkah Ampek (Sebagian daerah memiliki nama yang berbeda).

Asak muasal Gayuang Menjadi Silek (Silat) Seiring dengan perkembangan masyarakat Minangkabau dan berbaurnya masyarakat dengan orang luar dari Alam Minangkabau maka seni dalam permainan Gayuang pun berubah. Awalnya permainan ini hanya berfokus kepada kaki, maka bentuk permainan berubah dalam bentuk lain. Seperti sebagainya.

Duduk, Bagolek (Tiduran) Melompat dan lain Menurut Tambo Minangkabau, Perubahan permainan Gayuang yang kemudian dikenal dengan Silek (Silat) pertama sekali diperkenalkan oleh "Datuak Suri Dirajo" yang bertempat di Pariangan.

Beberapa negara yang memberikan pengaruh kepada Silat di Minangkabau.

Menurut Tambo Minangkabau

1. Persia 

2. China

3. Champa

4. India





    







                    



Thursday, January 26, 2023

Tugas Layout

 



<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<androidx.appcompat.widget.LinearLayoutCompat xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:orientation="vertical"
tools:context=".MainActivity">


<TextView
android:id="@+id/textView"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:padding="10dp"
android:background="@android:color/holo_green_light"
android:text="APP SURAT E-ANDROID"
android:textAlignment="center"
android:textColor="@color/white"
android:textSize="28dp"
android:textStyle="bold" />
<TextView
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:paddingTop="12dp"
android:text="Padang Panjang, 19,01, 2023"
android:textAlignment="textEnd"
android:textSize="20dp" />

<TextView
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:paddingTop="15dp"
android:text="Dear My Son"
android:textSize="20dp" />

<TextView
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:paddingTop="5dp"
android:textSize="12dp"
android:text=" Salam hangat dari Ayahmu, Anakku Tersayang. Jauh engkau
merantau kenegeri orang, maka ingatlah tuah yang ayah berikan. Dimana lagit di
junjung distiu bumi dipijak. \n \n
Wahai anaku, Janganlah menjadi raja di negeri orang, tapi jadilah
lentera penerang hidup. \n \n
" />
<RelativeLayout
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"/>
<TextView
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:paddingTop="5dp"
android:text="Dari Ayahmu"
android:textAlignment="textEnd"
android:textSize="18dp" />
</androidx.appcompat.widget.LinearLayoutCompat>



GETTER AND SETTER

 



<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<androidx.constraintlayout.widget.ConstraintLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
tools:context=".MainActivity">

<TextView
android:id="@+id/textView5"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:background="@color/purple_500"
android:text="DATA SISWA"
android:padding="8dp"
android:textAlignment="center"
android:textColor="@color/white"
android:textSize="28dp"
android:textStyle="bold" />


<TextView
android:id="@+id/textView"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginTop="64dp"
android:text="ID"
android:textSize="18dp"
android:textStyle="bold"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent"
tools:layout_editor_absoluteX="0dp" />

<EditText
android:id="@+id/txtNoId"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginTop="80dp"
android:hint="Masukan No Id"
android:inputType="number"
android:textSize="18dp"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent"
tools:layout_editor_absoluteX="0dp" />

<TextView
android:id="@+id/textView2"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginTop="128dp"
android:text="NAMA"
android:textSize="18dp"
android:textStyle="bold"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent"
tools:layout_editor_absoluteX="0dp" />

<EditText
android:id="@+id/txtNama"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginTop="160dp"
android:hint="Masukan Nama"
android:inputType="text"
android:textSize="18dp"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent"
tools:layout_editor_absoluteX="0dp" />

<TextView
android:id="@+id/textView3"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginTop="208dp"
android:text="ALAMAT"
android:textSize="18dp"
android:textStyle="bold"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent"
tools:layout_editor_absoluteX="0dp" />

<EditText
android:id="@+id/txtAlamat"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginTop="232dp"
android:hint="Masukan Alamat"
android:inputType="text"
android:textSize="18dp"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent"
tools:layout_editor_absoluteX="0dp" />

<TextView
android:id="@+id/textView4"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginTop="280dp"
android:text="TELP"
android:textSize="18dp"
android:textStyle="bold"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent"
tools:layout_editor_absoluteX="0dp" />

<EditText
android:id="@+id/txtTelp"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginTop="304dp"
android:hint="Masukan No Telp"
android:inputType="phone"
android:textSize="18dp"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent"
tools:layout_editor_absoluteX="0dp" />

<TextView
android:id="@+id/textView6"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginTop="352dp"
android:text="EMAIL"
android:textSize="18dp"
android:textStyle="bold"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent"
tools:layout_editor_absoluteX="0dp" />

<EditText
android:id="@+id/txtEmail"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginTop="376dp"
android:hint="Masukan Email"
android:inputType="textEmailAddress"
android:textSize="18dp"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent"
tools:layout_editor_absoluteX="-16dp" />

<Button
android:layout_width="wrap_content"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginTop="444dp"
android:layout_marginEnd="52dp"
android:background="@color/teal_700"
android:text="SIMPAN"
app:layout_constraintEnd_toEndOf="parent"
app:layout_constraintTop_toTopOf="parent" />

</androidx.constraintlayout.widget.ConstraintLayout>

Monday, January 16, 2023

TEKNOLOGI

 
                  

PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK


* PBO (Program Berorientasi Objek)
         Merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek yang merupakan suatu metode dalam pembuatan program.

* Sejarah PBO
         Pemrograman berorientasi objek ditemukan pada tahun 1960, yang berawal dari suatu pembuatan program yang terstruktur. metode ini dikembangkan dengan bahasa C dan Pascal.
 
* Konsep dasar PBO -> semua pemecahan masalah dibagi kedalam class
         1. Class merupakan penggambaran suatu objek yang memiliki atribut yang sama, kelas merupakan jantung dalam pemrograman be b berorientasi objek.
         2. Object merupakan penyelesaian masalah yang muncul pada pengembangan perangkat lunak, objek mempresentasikan sesuai dengan kenyataan seperti murid, mempresentasikan dalam bentuk konsep merk. 
Contoh 

         
* Enkapsulasi 
         Enkapsulasi adalah cara untuk menyembunyikan implementasi atau data detail dari suatu kelas. Ada 2 hal yang dasar dalam enkapsulasi, yaitu:
    1.information hiding, yakni penyembunyian detail dari atribut dan method pada suatu kelas;
    2.interface, untuk pengkaksesan data: suatu method untuk mengambil, memberikan, atau mengubah suatu nilai.

* Abstraksi
          Abstraksi mengacu pada atribut dari suatu objek yang membedakan antara suatu objek dengan objek yang lainnya. Misalnya, pada suatu perangkat lunak manajemen mahasiswa, di dalam objek terdapat suatu atribut yang akan saling membedakan antara satu objek mahasiswa dengan mahasiswa lainnya yang meliputi nama, NIM, tanggal lahir dan tahun.





         
  

Thursday, January 12, 2023

Mobile Legend Bang Bang

 



  • Mobile Legends adalah game yang dikembangkan dan dirilis oleh Moontoon developer
  • Game ini dapat dimainkan di platform mobile Android dan iOS. GAME MOBA satu ini sukses mencuri perhatian para gamer di Indonesia sejak tahun 2016.
  • Permainan ini dimainkan sebanyak 10 orang yang terbagi menjadi 2 tim.
  • Permainan dimulai dengan setiap pemain memilih 1 hero dari daftar hero yang bisa diakses oleh pemain. Hero yang tersedia adalah hero yang telah dibeli dan hero yang sedang ‘dipinjamkan’ secara gratis kepada pemain oleh sistem. Dengan kata lain, tidak semua hero dapat langsung dimainkan.
  • Lama bermain game ini sekitar 15 menit atau lebih  untuk 1 ronde.
  • Hero dalam game ini dapat dibeli dengan koin atau diamond.
          Mobile Legends pertama kali rilis di server Indonesia pada tahun 2016, tepatnya tanggal 11 Juli. Pada saat dirilis Mobile Legends hanya memiliki 27 hero di dalamnya, ke 27 hero tersebut layak dinobatkan sebagai hero pertama Mobile Legends.